200206163456-879

Tersebut Kronologi Batik Air Bentrok Garbarata Bandara Bali

Pesawat Membatik Air menabrak garbarata dalam Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, kemarin.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Udara Batik Air nomor registrasi PK-LUV dengan nomor penerbangan ID-6506 menabrak garbarata yang ada di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Sabtu (22/5) kemarin. Pesawat yang terbang dari Jakarta tersebut mendarat dalam Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan mulus serta bersiap menuju landas parkir atau apron yang sudah ditentukan.

“Rencana (pesawat) menggunakan fasilitas jembatan penghubung gedung terminal ke pesawat udara atau garbarata, ” kata Corporate Communications Strategic Batik Air Danang Mandala Prihantoro dalam pernyataan tertulisnya, Ahad (23/5).

Danang mengatakan, jalan parkir dijalankan sesuai penopang operasional prosedur (SOP). Begitu juga sesuai dengan hubungan dan koordinasi antara awak pesawat dengan petugas tanah yang memberikan komando pada pilot untuk memarkirkan pesawat.

Saat koordinasi masih berlangsung, kata Danang, tiba-tiba bagian atas permukaan mesin motor nomor satu (sebelah kiri) menyentuh bagian ujung garbarata. “Atas kejadian tersebut, proses penurunan seluruh tamu, awak pesawat, dan barang bawaan menggunakan tangga manual, ” ungkap Danang.

Dia memastikan, penanganan berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur. Mengenai penyebabnya, Danang menuturkan saat ini Batik Air bersama dengan bagian terkait sedang melakukan jalan investigasi.

“Batik Air meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional penerbangan Batik Air lainnya lestari berjalan normal, ” perkataan Danang.

Tempat menambahkan, Batik Air sudah mempersiapkan secara baik di dalam penerbangan ID-6508 dari keinginan pesawat udara, awak udara, teknisi, dan petugas layanan darat. Danang menuturkan, pra keberangkatan pesawat telah menjalani pemeriksaan secara menyeluruh.

“Pesawat dinyatakan laik terbang dan beroperasi. Batik Air senantiasa patuh menjalankan operasional dan layanan penerbangan berdasarkan ketentuan atau susunan yang berlaku, ” sahih Danang.