078491200-1589005572-830-556

Sebanyak 249 Motor dan Sepeda Angin Balap Liar Disita

Engine yang tidak diambil maka akan diperiksa apakah merupakan barang curian.

REPUBLIKA. CO. ID, SURABAYA — Aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menyita ratusan unit sepeda motor dan puluhan sepeda angin terjaring razia balap liar yang digelar selama tiga bulan terakhir.

Kepala Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Herman Priyanto mengungkapkan razia digelar dalam rangka operasi penertiban saat diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro.

“Operasi digelar di seluruh wilayah hukum Polrestabes Surabaya sejak awal bulan Januari 2021 sampai hari ini, ” ujarnya kepada wartawan di Mapolrestabes pada Surabaya, Jumat (19/3).

Dia merinci jumlah sepeda motor yang diamankan karena terlibat balap liar sebanyak 191 unit, kemudian juga diamankan sebanyak fifty eight unit sepeda angin. “Terhadap pemiliknya sudah dilakukan sidang tindak pidana ringan / tipiring, ” ucap perwira menengah Polri berpangkat dua melati di pundak tersebut.

Mereka dinyatakan melanggar Pasal 12 juncto Pasal 8 Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 10 tentang Ketentuan Penggunaan Jalan, serta Peraturan Kota Surabaya Nomor 02 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.

Menurut dia para pemiliknya yang telah menjalani sidang tipiring dipersilakan menarik sepeda motor dengan membawa surat-surat resminya. Begitu pula terhadap pemilik sepeda angin yang hingga kini masih disita karena beberapa periode telah diubah untuk balapan, tapi diminta mengambil dengan membawa onderdil aslinya.

AKBP Herman mengatakan, jika ada sepeda engine yang tidak diambil dengan pemiliknya maka nantinya akan dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah merupakan barang curian. “Pemeriksaan terhadap sepeda motor yang tidak diambil oleh pemiliknya nanti akan berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya, ” kata dia.

sumber: Masa