mantan-pemain-liverpool-jamie-carragher-_141104070658-908

Rekor Kemenangan Beruntun City tidak Ada Artinya tanpa Itu

Torehan itu tak akan pernah cukup jika Man City gagal meraih juara Federasi Champions.

REPUBLIKA. CO. ID, MANCHESTER — Mantan bek pusat timnas Inggris, Jamie Carragher, menilai, rekor kemenangan bersambung Manchester City di 20 laga di semua ajang tidak akan berarti apa-apa. Apalagi bila tim besutan Pep Guardiola itu rusak memboyong titel Liga Champions musim ini.

Catatan impresif itu mutakhir akan diingat di sepanjang sejarah sepak bola Eropa, jika City melengkapinya dengan torehan gelar Liga Champions. Sejak dibekap Tottenham Hotspur, 0-2, di lanjutan Perserikatan Primer Inggris, 21 Desember tahun lalu, the Citizens tidak pernah lagi merasakan kekalahan.

Mutlak, City mengemas rekor 27 laga nirkekalahan di semua ajang. Catatan ini situ impresif saat the Citizens menjadi klub pertama pokok Inggris yang mampu menorehkan rekor kemenangan beruntun pada 20 laga terakhir pada semua ajang.

Kemenangan 2-1 atas West Ham United pada pekan ke-26 Liga Primer Inggris, akhir pekan lalu, menjadi kemenangan ke-20 City dengan beruntun di semua ajang. Di sepanjang sejarah menepuk bola Eropa, City menempati peringkat kelima dalam rekor kemenangan beruntun yang berharta ditorehkan sebuah klub.

Carragher pun memperhitungkan, torehan 20 kemenangan beruntun City sebenarnya sudah lulus membuktikan City sebagai tim yang spesial. Namun, torehan itu tidak akan sudah cukup apabila the Citizens gagal memboyong titel Gabungan Champions.

”Statistik seperti ini, terkadang benar begitu spesial, tapi Anda tidak mendapatkan trofi tempat capaian tersebut. Anda tak bisa menyebutkannya di pengujung karier Anda, jika Anda tidak bisa meraih gelar tertinggi di kompetisi Eropa. Ini seperti, jika Anda bisa meraih gelar juara kompetisi Eropa, maka Anda bisa menyertakan statistik itu, ” ujar Carragher laksana dilansir Sky Sports.