PTKIN Minta Kemudahan Buka Fakultas Kedokteran

PTKIN Minta Kemudahan Buka Fakultas Kedokteran

PTKIN mampu menciptakan tenaga kedokteran profesional dan berdaya bahasa asing.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Komisi VIII DPR RI menunaikan rapat dengar pendapat dengan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Petunjuk dan Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh Prof. Dr. Warul Walidin meminta kepada Komisi VIII DPR biar Sekolah tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) diberi kemudahan dalam membuka fakultas umum seperti fakultas kedokteran.

“Bapak ibu sekalian mungkin mohon menyediakan kami adanya kemudahan dan keleluasan bagi kami UIN yang belum ada fakultas-fakultas umum seperti fakultas kedokteran, ” kata Walidin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/8).

Menurutnya, adanya Fakultas Kedokteran di PTKIN diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan keahlian sains, farmasi, dan kedokteran baru. Selain itu, PTKIN juga diharapkan mampu menciptakan tenaga kedokteran dengan profesional serta berkemampuan bahasa ganjil.

“Juga dibekali secara bahasa Arab, Inggris, sehingga itu bisa kita arahkan sebagai tenaga-tenaga profesional ke negara Timur Tengah dan negara lain dengan catu bahasa arab dan juga bekal islami yang kita kembangkan, dengan kita wujudkan nanti, ” ujarnya.

Rektor UIN Alauddin Makassar Hamdan Juhannis. Hamdan mengucapkan tingginya pendaftar di UIN Alauddin Makassar karena adanya prodi kedokteran. “Faktornya salah satunya adanya fakultas kedokteran, satu dari dua yang mengoperasikan kedokteran di lingkup PTKIN, salah satunya UIN Jakarta, ” ucapnya.

Menurutnya, agar fakultas kedokteran ke depan bisa lebih eksis dan lebih berkontribusi ke depan untuk meningkatkan mutu pendidikan PTKIN maka dibutuhkan sendi sakit pendidikan. Selain itu, logistik alkes juga tidak kalah penting.

“Karena itu melalaikan forum ini dengan sangat meminta mendapatkan bantuan untuk penyediaan alkes supaya Rumah Sakit pendidikan ini bisa beroperasi dan ini buat martabat prestise PTKIN ini sendiri, ” ungkapnya.