pt-pertamina-hulu-mahakam-phm-selaku-operator-di-wilayah_210205063211-834

Pertamina Hulu Mahakam Kontrak Rig Perdana 68 Juta Dolar AS

Rig ini akan mendukung operasi pengeboran di lapangan Tambora, Tunu, dan Handil.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator pada Wilayah Kerja (WK) Mahakam, secara dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), mengumumkan pemberian kontrak Drilling Submersible Swamp Barge Services ( swamp rig ) kepada PT Apexindo Pratama Duta Tbk.

Penandatanganan kontrak pengadaan swamp rig ini dilaksanakan secara daring di Jakarta, pekan ini. Jumlah kontrak mencapai 68 juta dolar AS, berdurasi 1, 5 tahun (dengan opsi perpanjangan 1+1 tahun), dan komitmen Tingkat Kandungan Pada Negeri (TKDN) sebesar 60, 01 persen.

General Manager PHM, Agus Amperianto, menjelaskan, rig Yani akan didatangkan ke WK Mahakam untuk mengoper Rig Raisis pada kuartal kedua 2021. Rig ini akan membantu operasi pengeboran di lapangan Tambora, Tunu, dan Handil.

Agus berharap Apexindo turut berperan aktif mengusulkan program-program efisiensi. Sebab, pengembangan berbagai inovasi demi optimasi proses akan sangat mendukung program Locomotive-8.

“Ini demi kelanjutan produksi dan pengembangan WK Mahakam, ” kata Agus.

Sama dengan diketahui, melalui program Locomotive-8 (Low Operation Cost of Mahakam to Achieve Effectiveness and Efficiencies – 8), PHM melancarkan upaya terintegrasi untuk optimasi biaya operasional berbasis inovasi dan sinergi. Tujuannya, melestarikan keekonomian dan keberlanjutan di lapangan-lapangan WK Mahakam yang sudah beruang di fase natural decline .

Kuasa Direktur Utama PHM, Chalid Said Salim dalam sambutannya mengatakan, penandatanganan kontrak ini merupakan wujud komitmen Pertamina untuk memelihara tingkat produksi di WK Mahakam. Hal ini juga jadi cara Pertamina menjaga ketahanan energi nasional.

“Terlebih kontrak ini merupakan bagian penting dalam kegiatan produksi migas di WK Mahakam, ” kata Chalid.