direktur-operasi-pt-pelindo-ii-wahyu-hardiyanto-kanan-bersama_210615143024-779

Pelindo II Akan Tindak Karyawan yang Langgar Aturan

Pelaku pungli pelabuhan merupakan SDM outsourcing anak perusahaan Pelindo II.

REPUBLIKA. CO. ID,

JAKARTA — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II (Persero) menegaskan akan menindak pegawainya yang kedapatan menentang aturan, termasuk bila mengabulkan pungutan liar (pungli).

Pungutan liar (pungli) saat ini tengah menjadi sorotan sebab PT Jakarta International Container Terminal (JICT). Hal tersebut m enindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan lapangan ke Pelabuhan Tanjung Priok yang mendapati isu pungli di sana.

Direktur Sari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II (Persero) Arif Suhartono mengharapkan dengan terungkapnya aksi pungli di sana dapat menjadi langkah awal dengan baik. Khususnya, dalam situasi peningkatan pengawasan keamanan operasional pelabuhan.

Ia mengakui banyak titik-titik yang harus diperbaiki. “Kami selalu berkoordinasi dengan Pemprov DKI dan para pemangku kepentingan terkait sebab perlu kerja bersama untuk berubah, ” kata Terpelajar dalam konferensi pers, Selasa (15/6).

Arif menyatakan, segenap pegawai Pelindo II sudah berkomitmen memberikan pelayanan pantas peraturan. Jika terbukti melaksanakan pelanggaran, Arif menegaskan, Pelindo II akan langsung diberhentikan saat itu juga.

“Dan atas beberapa orang dengan ketahuan (melakukan pungli) ana sampaikan yang bersangkutan merupakan outsourcing anak perusahaan kami, ” ujar Arif.