Muzani Serahkan Bantuan Enam Ventilator ke Gubernur Lampung

Muzani Serahkan Bantuan Enam Ventilator ke Gubernur Lampung

Tidak ada cara lain untuk menanggulangi virus corona ini selain sepakat.

REPUBLIKA. CO. ID, BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi pemberian bantuan enam ventilator dan 5. 000 unit alat PCR dari DPP Partai Gerindra. Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menjelaskan, sudah menjadi urusan dalam penanganan kasus Covid-19, golongan ikut meringankan beban pemerintah kawasan.

Menurut dia, bersatu merupakan jalan terbaik pada menghadapi kesulitan yang dihadapi bangsa Indonesia. “Tidak ada cara lain untuk menanggulangi virus corona ini selain masyarakat, partai politik, serta pemerintah sama-sama bersatu. Apa kendati asal kita, kepentingan kita, semua harus bersatu untuk menghadapi pandemi Covid-19 ini, ” ucap Muzani dalam siaran.

Muzani berpesan, masyarakat wajib bergandengan tangan dan membangun tatanan pemerintahan dengan baru. Bersamaan dengan penyerahan bantuan tersebut, Muzani mengingatkan peran penting dalam menangani pandemi Covid-19 terletak di tangan masyarakat.

Muzani menyatakan, masyarakat harus peraturan menerapkan protokol kesehatan dalam menghalangi penyebaran virus corona. Sehingga, asalkan wabah dapat ditekan, ekonomi nasional dapat kembali pulih.

“Lambat laun pertumbuhan ekonomi dengan sempat minus dan daya beli masyarakat yang sempat turun kita yakini akan membaik. Kuncinya kelompok bersatu dan disiplin mematuhi prokotol kesehatan agar berhenti dari kelompok Covid-19, ” jelas anggota sidang dari Dapil Lampung I itu.

Gubernur Lampung Arinal menyampaikan terima kasih kepada Kelompok Gerindra yang sudah memberi bantuan. “Tolong dipantau pendistribusiannya untuk disampaikan ke rumah sakit rujukan agar bantuan bisa sampai dan terpakai sesuai fungsinya, ” kata Arinal saat menerima bantuan di Praja Bandarlampung, Senin (21/9).

Arinal menjelaskan, kasus Covid-19 Daerah Lampung terus meningkat. Sejak bulan Maret terjadi peningkatan kasus karakter tanpa gejala (OTG), dikarenakan banyaknya orang dari luar Provinsi Terkatung-katung yang masuk ke wilayahnya.

Untuk mengantisipasi kasus itu, lanjut dia, ke depan, Terkatung-katung melakukan beberapa kegiatan salah satunya pendekatan ke masyarakat, hingga pengetatan protokol kesehatan di wilayah tempat.