Miring Sebalang Lampung Telan Korban Roh

Miring Sebalang Lampung Telan Korban Roh

Tiga remaja tenggelam, satu ditemukan meninggal dunia, & dua orang berhasil selamat

REPUBLIKA. CO. ID, BANDAR LAMPUNG — Sejumlah pengunjung menghabiskan masa liburan panjang akhir pekan di Pantai Sebalang, Resep, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Satu (1/11). Seorang warga tenggelam & meninggal dunia, dan dua orang berhasil selamat setelah berenang dalam pantai yang mulai dikenal publik itu.

Keterangan yang diperoleh dari warga Sebalang, Senin (2/11), pengunjung Pantai Sebalang menyentuh puncaknya saat akhir liburan lama Ahad (1/11) dari pagi maka malam hari. Pengunjung tidak selalu berasal dari wilayah Lampung tapi juga dari provinsi tetangga kaya Sumatra Selatan, Bengkulu, dan juga Jakarta.

Pengunjung menikmati liburan di Miring Sebalang terutama saat menunggu waktu matahari terbenam atau sunset . Pemandangan menjelang matahari terbenam tersebut menjadi spot menarik bagi tamu di Pantai Sebalang. Namun air laut pun mulai pasang sehingga beberapa pohon yang ada di pantai tersebut tenggelam dan membentangkan keindahan untuk diabadikan pengunjung dengan latar belakang sinar matahari masuk.

Setelah mulai terekspos, Pantai Sebalang kian ramai dikunjungi masyarakat. Ironisnya seorang pengunjung dilaporkan meninggal dunia karena tenggelam, dan perut orang selamat setelah berenang dalam pantai kawasan Pesisir Teluk Lampung. Menurut Edy, warga Telukbetung dengan turut berlibur di Pantai Sebalang, terdapat seorang remaja berusia 20 tahun, warga Waykandis Bandar Lampung yang tenggelam saat berenang.

“Petugas menemukan remaja tersebut malam hari, tidak jauh dari tempatnya berenang, ” kata Edy yang juga sehari-hari pegawai negeri di Lampung, Senin (2/11).

Keterangan yang diperoleh dari Basarnas Terkatung-katung, warga yang meninggal bernama Nanda (20 tahun), warga Waykandis, Bandar Lampung. Sedangkan dua orang rekannya bernama Manda (13 tahun), warga Waykandis Bandar Lampung, dan Livia Iwana (16), warga Way Galih, Sukarame, Bandar Lampung.

Kronologis kejadian yang dihimpun, tiga orang remaja mengunjungi Pantai Sebalang menjelang petang hari. Ketiganya melakukan aksi foto-foto di pinggir pantai. Kemudian, tak pada dengan berfoto mereka melanjutkan secara berenang bersama-sama di pantai. Jalan kencang mulai berhembus. Ombak bahar mulai tinggi dan kuat. Tiba-tiba ketiga remaja tersebut terseret ombak ke tengah laut.

Mereka berteriak meminta tolong setelah terseret arus aliran ke tengah. Dua rekannya mencari jalan untuk menolong, namun ombak terlalu kencang menarik mereka ke sedang laut. Seorang dari mereka tenggelam dan jasadnya ditemukan petugas Basarnas dan Polair Polda Lampung tak jauh dari tempatnya berenang, di dalam Ahad malam hari. Sedangkan besar orang rekannya lagi, berhasil terjamin.

Aparat Basarnas bersama Polair Polda Terkatung-katung membawa jasad korban meninggal dunia menggunakan ambulan Basarnas ke RSUD Abdul Moeloek Lampung. Sedangkan dua rekannya dirawat di rumah lara tersebut.