Mi dan Kerupuk Mengandung Boraks Ditemukan di Tebet

Mi dan Kerupuk Mengandung Boraks Ditemukan di Tebet

Ke-2 produk mengandung bahan kimia kritis itu langsung dimusnahkan oleh petugas.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Petugas gabungan dari Suku Dinas Ketahanan Bertabur, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kota Jakarta Selatan menemukan mi dan kerupuk yang mengandung boraks. Temuan ini berdasarkan hasil ulangan cepat (rapid test) boraks serta formalin yang dilakukan oleh Lembaga Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada inspeksi mendadak di Galael Swalayan, Tebet, Jakarta selatan, Senin (21/12).

“Hasil tes lekas yang dilakukan oleh BPOM ditemukan ada kerupuk bawang yang menyimpan boraks, jumlahnya ada 24 lapis, ” kata Kasudin KPKP Jakarta Selatan, Hasudungan Sidabalok.

Selain kerupuk hati, petugas juga menemukan mi kuning yang mengandung boraks dan serupa formalin. “Jadi mi itu sudah mengandung boraks, mengandung formalin sedang, dua zat kimia yang kritis, ” kata Hasudungan.

Atas temuan tersebut, seluruh produk kerupuk bawang dan mi pelit yang tersedia di swalayan tersebut langsung ditarik. Total ada 24 bungkus kerupuk bawang, masing-masing seberat 100 gram yang terdapat dalam swalayan tersebut disita, berikutnya perusak kuning sebanyak dua kilo.

Setelah disita dan dibuat berita acara, kedua produk mengandung bahan-bahan kimia berbahaya itu langsung dimusnahkan oleh petugas. “Setelah dibikin informasi acara, barangnya dimusnahkan, selanjutnya PPNS dan BPOM akan menindaklanjuti ke ppemasoknya untuk diberikan teguran, ” kata Hasudungan.

Hasudungan menyebutkan, kerupuk bawang tersebut dibuat oleh pemasok asal Bogor, sedangkan mi kuning dipasok dari Rekan Senen. Keduanya merupakan industri rumahan.

Menurut Hasudungan, pihaknya langsung menindaklanjuti ke jajaran agar peredaran kedua produk pangan itu dihentikan dan ditarik dari pasaran. Ia juga meminta masyarakat mewaspadai adanya pangan mengandung bahan kimia seperti boraks dan formalindemi kesehatan.

“Mi mengandung formalin dan boraks itu ciri-cirinya terang, teksturnya kenyal, warnanya kuning terang, mencolok atau berkilau, ” introduksi Hasudungan.

Selain besar produk tersebut, Hasudungan memastikan buatan lainnya seperti daging sapi & ayam aman dikonsumsi masyarakat. Sejenis juga ikan dan sayur-sayuran dengan diperiksa petugas.

Buat menjamin ketahanan dan keamanan bertabur di masyarakat menjelang Natal serta Tahun Baru 2021, Sudin KPKP bersama BPOM melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar swalayan.

Sidak dilaksanakan pada lima lokasi, yakni Ranch Market Pondok Indah, Lottemart Gandaria, Primo Cilandak dan Galael Tebet. Sebanyak 100 sampel pangan yang dibuat dari komoditas pertanian, perikanan, peternakan, hingga industri makanan diperiksa buat memastikan keamanannya mulai dari tanggal kadaluarsa, mengecek kandungan makanan tenteram dari bahan kimia berbahaya seperti boraks, formalin dan rodamin.

Saat meninjau kegiatan sidak, Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji mengatakan menjelang akhir tarikh ini Pemerintah Kota Jakarta Selatan ingin memastikan produk pangan dengan sampai ke masyarakat aman dan tersedia dengan lancar.

sumber: Jarang