menteri-koperasi-dan-ukm-teten-masduki-mengatakan-pilot-project_201109185013-738

Menkop: Perlu Peran Koperasi Guna Atasi Permasalahan UMKM

UMKM perlu terus didorong bergabung secara koperasi atau membentuk koperasi gres.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki berharap para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat menjadi anggota Koperasi. Pokok, rata-rata UMKM memiliki persoalan dalam akses permodalan, produksi dan pemasaran, sehingga sangat diperlukan peran koperasi.

“UMKM perlu terus didorong bergabung dengan koperasi atau membuat koperasi baru. Koperasi sebagai institusi hukum diharapkan bisa menyokong kebutuhan usaha dan membantu UMKM mengatasi persoalan-persoalannya, ” kata Teten dalam pembukaan Syukuran HUT Ikatan Perempuan Pengusaha Indonesia (IWAPI) ke-46, secara daring, Rabu (10/2).

Menurutnya, pengembangan UMKM melalui koperasi berorientasi usaha berbasis model usaha sirkuit ekonomi seperti hulu-hilir, kemitraan terbuka dengan para pihak atau inclusive closed loop, pemanfaatan teknologi informasi untuk melayani anggota, serta inklusif terhadap perkembangan usaha bagian atau promosi ekonomi anggota. “Jadi, tidak hanya koperasinya saja dengan besar, usaha anggotanya juga harus berkembang, ” tuturnya.

Teten pun menyampaikan apresiasi kepada IWAPI yang memiliki kepedulian tinggi. Tujuannya memberdayakan kaum perempuan selama 46 tahun serta saat ini memiliki anggota lebih dari 30 ribu perempuan pengusaha.

Anggota IWAPI berisi dari 85 persen dengan skala usaha kecil dan mikro, 13 persen usaha berskala menengah serta 2 persen usaha dengan skala besar. “Sehingga 98 persen anggota IWAPI merupakan UMKM, ” ujar Teten.