044081900-1621486228-830-556

Menggubris Indonesia Raya Memupuk Kebersamaan

REPUBLIKA. CO. ID, SLEMAN — Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menodong seluruh instansi dan kongsi DIY mulai memperdengarkan lagak Indonesia Raya setiap pagi. Ini untuk meningkatkan vitalitas nasionalisme serta memperkuat bon dan kesatuan.

Pakar studi keamanan nasional Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof Armaidy Armawi menilai, itu merupakan langkah maju merabuk semangat persatuan dan satuan. Terutama, sebagai daerah penting merespons situasi dan kedudukan negeri kini.

Walau mendengarkan lagu Indonesia Raya setiap pagi merupakan sesuatu yang sederhana, tetapi setiap mendengar lagu kebangsaan justru semakin memupuk dan mengokohkan rasa kebersamaan. Khususnya, sebagai sesama anak kaum.

“Saya taksir anjuran Sri Sultan tersebut berangkat dari hal dengan sifatnya sederhana, mudah buat ditiru dan diikuti. Tak membutuhkan sesuatu yang canggih namun menyentuh dalam konteks kekinian dan akan datang, ” kata Armaidy, Jumat (21/5).

Selain itu, dari sisi geopolitik, Armaidy menilai, kebijakan memperdengarkan lagu Nusantara Raya di setiap pagi akan semakin mengingatkan pada ikrar dan ikrar. Serta, komitmen pendiri-pendiri menyelenggarakan bangsa Indonesia ini.

Bagi Armaidy, merabuk rasa semangat nasionalisme & menjaga persatuan dan satuan bangsa saat ini tak mudah. Sebab, usai perombakan masyarakat semakin jarang didekatkan ajakan dalam menumbuhkan menikmati nasionalisme dan kebangsaan.

“Masyarakat kita tunggal masih terus belajar apalagi selama reformasi ini hal-hal berbau nasionalisme rasa kebangsaan terasa cukup lepas dan jauh sekali, saya kira ini berangkat dari yang sederhana yang dilakukan DIY, ” ujarnya.

Armaidy berharap, yang dikerjakan Gubernur DIY bisa diduplikasi daerah lain oleh negeri pusat. Sehingga, makin mengokohkan ASN, birokrat, dan majikan selalu meningkatkan nasionalisme serta merefleksi kembali tujuan pembangunan bangsa ini.

“Mendengar lagu itu suatu bentuk refleksi secara emosional menggugah rasa nasionalisme serta kesadaran kita tentang Indonesia, ” kata dia.