Liverpool Kalah, Mantan Pemain MU Bergurau Saran buat Klopp

Liverpool Kalah, Mantan Pemain MU Bergurau Saran buat Klopp

Apalagi Liverpool sedang berlari jauh.

REPUBLIKA. CO. ID, LIVERPOOL — Liverpool baru saja mendapat tamparan keras. Wakil Inggris itu akhirnya merasakan kekalahan.

Armada the Reds bertemu Atalanta pada matchday keempat Grup D Liga Champions musim 2020/21. Klub kota pelabuhan takluk 0-2, di Stadion Anfield, Kamis (26/11) dini hari WIB.

Sejumlah tokoh bereaksi. Lupa satunya, mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand.

Sosok yang kini menjadi pundit menampar bola itu, berharap Liverpool lekas melupakan kekalahan dari La Dea. Sehingga bisa fokus ke sabung berikutnya.

Saat masih aktif bermain, Ferdinand menuai banyak kesuksesan di era Sir Alex Ferguson. Ia mengenang sikap eks pelatihnya, yang membuat mereka mampu lebih positif menghadapi dinamika.

Menurut sang pundit, Fergie tidak terlalu bersemangat ketika MU meraih kemenangan. Begitu pun zaman menuai kekalahan, tokoh asal Skotlandia itu tak tenggalam dalam kekecewaan.

“Itu salah utama hal besar yang saya pelajari, ketika saya berada di Manchester United, ” kata pria yang kini berusia 42 tahun, dikutip dari Mirror.

Tempat menyarankan Klopp perlu mengambil penghampiran yang sama. Sehingga energi pemeran the Reds teralihkan ke musabaqah lanjutan.

Ia kesimpulan, bukan perkara mudah mewujudkan kejadian itu. Apalagi Liverpool sedang berlari jauh.

Tim yang berada di tengah kesuksesan. Ferdinand merasa para jugador senior seperti James Milner, Jordan Henderson, dan Virgil van Dijk harus membantu membuat semua penggawa the Kop tetap membumi.

Ini kekalahan pertama Liverpool dengan selisih lebih dari satu gol zaman mentas di Anfield, setelah menjalani 137 pertandingan kompetitif di masa Klopp. Bagi Orobici, keempat kalinya tim tersebut meraih kemenangan bertanding secara beruntun, pada ajang Bon Champions.

The Reds masih menguasai Grup D. Dengan mengantongi sembilan poin, Sadio Mane dan rekan-rekan unggul dua nilai atas Ajax Amsterdam serta Atalanta, di peringkat kedua, dan ketiga.