orang-tua-disarankan-melindungi-identitas-digital-anak-anak-di-internet_210210074848-295

Lindungi Identitas Anak di Internet secara Cara Ini

Privasi dan keamanan informasi anak-anak merupakan kekhawatiran terbesar orang tua.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Pandemi Covid-19 membuat seluruh anggota keluarga melakukan berbagai aktivitas di rumah sekadar. Saat belajar dan bekerja, eksistensi internet sangat diandalkan.

Penggunaan internet tak selalu aman. Melakukan banyak aktivitas dalam dunia maya memberikan kekhawatiran terpisah mengenai keamanan daring. Terlebih saat ini sekolah secara daring menjelma cara belajar mengajar yang istimewa di masa pandemi.

Pemimpin Pendidikan Ketenteraman Daring dari Google, Lucian Teo, memberikan sejumlah saran kepada karakter tua yang memiliki anak dengan telah berinteraksi dengan dunia maya, pada Hari Internet Aman Sedunia yang jatuh pada Selasa (9/2).

“Sebagai ayah dari tiga anak dengan menggunakan internet dengan cara bermacam-macam, saya paham bahwa menanamkan konvensi yang aman tidaklah mudah, ” kata Lucian dalam keterangan tertulis yang diterima Republika .

Survei yang dilakukan oleh tim Google bersama dengan tim Trust and Safety Research menemukan, privasi dan keamanan informasi anak-anak ialah kekhawatiran terbesar orang tua. Mereka cemas dengan risiko penipuan ataupun peretasan terhadap akun anak.

Survei itu ditujukan kepada wali di seluruh kawasan Asia Pasifik seperti dalam Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam, dan Amerika Latin seperti Argentina, Kolombia, Brasil, dan Meksiko.

“Dari sana kami menjumpai bahwa orang tua dari budak yang bersekolah daring merasa lebih khawatir tentang keamanan online daripada mereka yang anaknya bersekolah seperti normal, ” ujarnya.

Lucian menyarankan wali buat melindungi identitas digital anak-anak. Kira-kira cara mudah untuk melindungi informasi anak, yang pertama, ajari anak cara untuk membuat sandi dengan kuat dan tidak mudah ditebak.

“Hindari sandi sederhana yang menggunakan tanda, tanggal lahir, atau bahkan karakter kartun favorit, ” kata dia.

Jalan kedua, sebaiknya selalu gunakan maklumat yang sudah punya reputasi cantik terkait keamanan pengguna. Dia mengandaikan platform Gmail yang otomatis mendapatkan filter pengaman yang dapat mendeteksiĀ surel phising . Pastikan juga platform dapat mencegah 99, 9 persen serangan phising bahkan pra sampai ke kotak masuk.