055243000-1616417620-830-556

Kanada: Vaksin AstraZeneca Aman, Tapi…

Kanada telah menerima 500 ribu dosis vaksin AstraZeneca.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Departemen kesehatan Kanada di Rabu (24/3) terus menjunjung penggunaan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca Plc bahkan kala depkes memperbarui label vaksin tersebut untuk memberikan fakta tentang risiko pembekuan pembawaan. Namun, kasus pembekuan pembawaan itu langka dan terkait dengan jumlah trombosit yang rendah setelah suntikan vaksin.

Departemen kesehatan Kanada (Health Canada) mengatakan hingga masa ini belum menerima petunjuk tentang kasus pembekuan darah akibat suntikan vaksin AstraZeneca. Kanada, yang menggunakan vaksin AstraZeneca yang diproduksi di Serum Institute of India, telah menerima 500. 000 dosis vaksin buatan Oxford-AstraZeneca itu, yang beredar dengan nama Covishield, dan berniat mendapatkan 1, 5 juta dosis tambahan pada Mei.

Label peringatan yang gres dibuat untuk memberi cakap orang-orang agar segera memeriksa pertolongan medis jika itu mengalami sesak napas, sakit dada, pembengkakan kaki, atau sakit perut yang terus-menerus setelah suntikan vaksin AstraZeneca.

“Dan segera cari bantuan medis jika Anda menjalani sakit kepala parah ataupun terus-menerus setelah beberapa hari atau mengalami penglihatan kabur, atau mengalami kulit memar atau titik bulat di luar lokasi vaksinasi dengan muncul setelah beberapa keadaan, ” demikian tulisan sejumlah peringatan dalam label segar vaksin AstraZeneca itu.

Namun, departemen kesehatan mengatakan sudah menilai data yang tersedia dan telah menentukan kalau vaksin tersebut tidak terpaut dengan peningkatan risiko kemerosotan trombosis secara keseluruhan.

“Health Canada terus melakukan relasi rutin dengan regulator universal dan produsen vaksin AstraZeneca untuk meninjau semua masukan saat tersedia, ” kata pendahuluan departemen kesehatan Kanada di pernyataannya.

sumber: Antara