Inspeksi: 80 Persen Warga Batam Patuhi Protokol Kesehatan

Inspeksi: 80 Persen Warga Batam Patuhi Protokol Kesehatan

sedang banyak warga Batam tidak menerapkan protokol kesehatan.

REPUBLIKA. CO. ID, BATAM — Ketua Tim Posko Lawan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau dalam Batam, Buralimar, menyebut hasil survei di lapangan menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan telah 80 persen.

Sisanya 20 persen belum patuh karena ketidaktahuan maupun menganggap bahwa virus tersebut tidak berbahaya. “Memang sedang ada warga Batam yang cuek terhadap protokol kesehatan Covid-19, real kepatuhan masyarakatsangat membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus tersebut, ” kata Buralimar pada Tanjungpinang, Jumat (7/8).

Karena itu, pihaknya gencar melakukan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan tubuh, seperti mengenakan masker, rutin basuh tangan dengan aie mengalir, bubuk, dan hand sanitizer, serta menjaga jarak.

Buralimar mengakui masih banyak awak Batam tidak menerapkan protokol kesehatan saat berada di tempat-tempat keramaian, misalnya restoran. Mereka tidak menggunakan masker dan menjaga jarak saat duduk makan atau minum di restoran, termasuk menjaga kebersihan tangan. Beberapa restoran juga enggan menasihatkan penerapan protokol kesehatan kepada tamu.

Bahkan pihak pengelola restoran sendiri tak menyediakan thermo gun untuk mendeteksi suhu tubuh, tidak mengatur senggang tempat duduk, hingga tidak merancang fasilitas cuci tangan bagi pengunjung. “Seharusnya, warga tanpa datang ke restoran yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19, ” tuturnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri itu optimis dengan tingginya tingkat kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan tubuh dalam beraktivitas sehari-hari, terutama masa berada di luar rumah, oleh karena itu penularan Covid-19 dapat ditekan. “Apalagi kasus Covid-19 di daerah kita ini bukan transmisi lokal, akan tetapi dominan berasal dari luar daerah yang masih zona merah, serupa Jakarta, ” sebut Buralimar.

Berdasarkan petunjuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, hingga Jumat 7 Agustus 2020, jumlah kasus konfirmasi Covid-19 mencapai 525 orang atau berserang 21 orang.

sumber: JARANG