Gajah ESDM: Gasifikasi Batubara Bisa Tekan Impor LPG

Gajah ESDM: Gasifikasi Batubara Bisa Tekan Impor LPG

Rencana DME dapat menekan impor LPG hingga 20 persen.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Menteri Energi serta Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan saat ini negeri fokus menyelesaikan proyek gasifikasi batu bara. Hal ini bisa menjelma solusi dari ketergantungan negara sebab impor elpiji.

Arifin menilai dengan bisa menekan angka impor elpiji, maka ketahanan energi bangsa bisa lebih baik. Dia juga menjelaskan setidaknya dengan order Dymethil Eter (DME) ini bisa menekan impor elpiji sampai 20 persen.

“Diharapkan ke depan, ini (gasifikasi batu bara) masif dilakukan jadi mengurangi ketergantungan kita terhadap memasukkan LPG. Ini merupakan cerminan ketahanan energi nasional yang berlandaskan di dalam bahan baku lokal, ” perkataan Arifin, Rabu (16/9).

Pemilihan DME untuk substitusi sumber energi bagi Negeri mempertimbangkan pada dampak lingkungan. DME dinilai mudah terurai di udara sehingga tidak merusak ozon serta meminimalisasi gas rumah kaca had 20 persen.

Di samping itu, karakter nyala api yang dihasilkan DME lebih biru dan stabil, tidak menghasilkan partikulat matter (pm) & NOx, serta tidak mengandung belerang. DME merupakan senyawa eter paling sederhana mengandung oksigen dengan rumus kimia CH3OCH3 yang berwujud gas sehingga proses pembakarannya berlangsung bertambah cepat dibandingkan LPG.

Kementerian ESDM melalaikan Balitbang ESDM juga telah mengakhiri uji terap pemakaian DME 100 persen telah dilakukan di provinsi Kota Palembang dan Muara Enim pada bulan Desember 2019 berantakan Januari 2020 kepada 155 bapak dan secara umum dapat diterima oleh masyarakat. Selain itu, tes terap DME 20 persen, 50 persen, dan 100 persen dilakukan di Jakarta (Kecamatan Marunda) pada 100 kepala keluarga pada tarikh 2017.

Hasil uji terap menunjukkan mudah-mudahan dalam menyalakan kompor, stabilitas hidup api normal, mudah dalam pengendalian nyala api, warna nyala sinar biru dan waktu memasak bertambah lama dibandingkan LPG. Secara teknis, pemanfaatan DME 100 persen tampan untuk mensubstitusi LPG untuk rumah tangga dengan menggunakan kompor istimewa DME. Waktu memasak lebih lama 1, 1 sampai 1, 2 kali dibandingkan dengan menggunakan LPG.