039513400-1603349943-830-556

Depok Kembali Perpanjang PSBB Sepadan Hingga 5 Juli

Depok memperpanjang PSBB proposional hingga 5 Juli untuk kendalikan Covid-19.

REPUBLIKA. CO. ID, DEPOK — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proposional pra adaptasi kebiasaan baru, untuk mencegah dan melayani penyebaran Covid-19. Perpanjangan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Nomor 443/263/Kpts/Dinkes/Huk/2021.

“Kebijakan tersebut berlalu selama satu pekan. Terhitung mulai 29 Juni hingga 5 Juli 2021, ” ujar Juru Cakap (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana dalam siaran pers dengan diterima Republika. co. id , Senin (28/6).

Dalam SK itu telah diatur sejumlah keyakinan aktivitas masyarakat. Terdapat 17 poin yang ditetapkan yakni tempat kerja atau perkantoran menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75 komisi dan Work From Office (WFO) 25 persen, secara memberlakukan protokol kesehatan dengan lebih ketat. Pengaturan masa kerja secara bergantian, dan pada saat WFH tidak melakukan mobilitas ke daerah lain.

“Lalu, sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi, teknologi bahan, keuangan, perbankan, sistem pembalasan, pasar modal, logistik, perhotelan, kontruksi, industri strategis, penyajian dasar, utilitas publik, serta industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional serta objek tertentu, kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan keinginan pokok masyarakat beroperasi 100 persen. Dengan pengaturan jam operasional, pembatasan kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan dengan lebih ketat, ” nyata Dadang.

Lalu, lanjut Dadang, operasional pusat perbelanjaan atau mal ataupun supermarket atau midi market atau minimarket hanya sampai pukul 19. 00 WIB dengan penerapan protokol kesehatan tubuh yang ketat. Disertai penyekatan kapasitas pengunjung paling penuh sebesar 30 persen. Anak-anak dibawah lima tahun, ibu hamil, dan lanjut piawai (lansia) tidak diperkenankan mengikuti area tersebut.

“Operasional pasar rakyat ataupun tradisional dimulai pukul 03. 00 WIB hingga 18. 00 WIB dengan jumlah pengunjung paling banyak 30 persen. Kegiatan restoran ataupun kafe atau warung santap atau pedagang kaki lima dan sejenisnya sampai pukul 21. 00 WIB dan dilakukan secara take away atau dibawa pulang, tidak diperbolehkan makan dan minum di tempat, ” jelasnya.

Dadang meneruskan, taman atau tempat wisata atau wahana keluarga ataupun tempat permainan anak ataupun kolam renang atau wahana ketangkasan atau bioskop serta sejenisnya ditutup sementara. Aktivitas warga dibatasi sampai secara pukul 21. 00 WIB, kecuali untuk kepentingan penting dan perjalanan pulang kerja dengan menunjukkan ID Card.

“Kegiatan keagamaan di tempat ibadah dibatasi secara kapasitas paling banyak 30 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih saksama, dan hanya untuk kegiatan ibadah yang bersifat wajib, ” ujarnya.

“Kegiatan di tempat ibadah pada zona oranye & merah PPKM Mikro ditutup, kegiatan pemulasaraan dan penguburan jenazah, takziyah (tahlilan kematian) dibatasi hanya diikuti keluarga paling banyak 15 orang, pengajian rutin dan pagi buta keliling sementara ditiadakan, & ibadah bersama di asing tempat ibadah untuk tengah ditiadakan, ” katanya.

Lalu, kegiatan dalam fasilitas umum dan tempat pertemuan untuk sementara ditutup. Seluruh kegiatan rapat atau pertemuan atau bimtek atau workshop dan sejenisnya dijalankan secara daring atau online . Kegiatan seni, budaya, komunitas, & pertemuan-pertemuan dilaksanakan secara daring atau onlin e.

“Untuk resepsi pernikahan hanya diperkenankan untuk pelaksanaan ketentuan nikah yang dihadiri puak inti paling banyak 30 orang. Sedangkan untuk khitanan dihadiri keluarga inti memutar banyak 20 orang. Kesibukan olah raga hanya diperbolehkan yang bersifat mandiri. Kesibukan belajar mengajar dilaksanakan dengan daring atau online, ” jelas Dadang.

Selanjutnya, ada pengaturan tamu atau kunjungan untuk kunjungan kerja yang datang ke Kota Depok dan penjelajahan dinas keluar Kota Depok dihentikan sementara sedangkan untuk kunjungan keluarga dari asing Kota Depok dibatasi menyesatkan banyak lima orang.. Transportasi umum kapasitas paling penuh 50 persen dan tanda operasional untuk transportasi ijmal hingga pukul 22. 00 WIB.

“Penyebaran informasi yang bersifat hoax dan provokatif dilarang, bagus yang mengatasnamakan agama, adat, dan lainnya. Kegiatan-kegiatan lainnya yang mengumpulkan massa dan kegiatan yang menimbulkan kelompok sementara dihentikan, ” tambahan Dadang.