079643000-1611657493-830-556

Demikian ini Cara RSD Wisma Atlet Celik Kesehatan Tenaga Kesehatan

RSD Wisma Atlet saat itu merawat 3. 406 pasien Covid-19.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Koordinator Panti Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono menyungguhkan tenaga kesehatan yang bertugas memperoleh perhatian yang baik. Perhatian tersebut termasuk kondisi kesehatan maupun psikologisnya.

“Dihadapkan pada penanganan kejadian sedang hingga berat, bagi tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat, tentu memiliki beban psikologis, ” katanya, dalam dialog “Update RS Darurat Wisma Atlet: Perlindungan Gaya Kesehatan” secara daringdi Jakarta, Selasa (2/2).

Tugas mengatakan, beban psikologis yang dihadapi masing-masing tenaga kesehatan tidak sama. Misalnya mereka yang ditugaskan di kawasan ICU ( intensive care unit ) memiliki beban lebih besar.

Karena itu, kata dia, RSD Wisma Atlet memastikan mas perhatian khusus bagi para tenaga kesehatan, yakni dengan memperpendek masa pergantian shift atau jam kegiatan.

Secara umum, ia menyebutkan jam kerja tenaga kesehatan tubuh di RSD Wisma Atlet semasa delapan jam. Tenaga kesehatan serupa mendapatkan libur atau istirahat semasa 32 jam sebelum memulai shiftnya kembali.

“Jadi tersedia satu tim besar terdiri sebab lima tim kecil. Otomatis mampu delapan jam kerja, kemudian sesudah itu off 32 jam, kemudian segar kerja lagi. Ada satu keadaan lebih waktu istirahat, ” ujarnya.

Dengan begitu, sebutan dia, tenaga kesehatan memiliki zaman cukup untuk beristirahat dan mengisi waktu dengan berolahraga atau kesibukan lain untuk meningkatkan kebugaran serta menyegarkan psikologisnya.

sumber: Antara