Aliran Wakaf Uang ASN Kemenag Sukarela

Aliran Wakaf Uang ASN Kemenag Sukarela

Bukan tak agak-agak ke depannya wakaf uang itu akan menjadi mandatori

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Gerakan Wakaf Uang di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) bersifat sukarela. Namun, bukan tak mungkin ke depannya wakaf uang tersebut hendak menjadi mandatori dengan besaran nilai yang tidak ditentukan.

“(Soal apakah ada rencana dibuat mandatori), mungkin kita akan minta mereka (ASN Kemenag) mengisi form, bersetuju berwakaf berapa per bulan dengan sukarela untuk dipotong gajinya bohlam bulan, ” kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin kepada┬áRepublika. co. id, Selasa (29/12).

Kementerian Agama telah meluncurkan Gerakan Wakaf Uang buat mendorong makin gencarnya gerakan derma di Indonesia. Wakaf uang sebab para ASN Kemenag merupakan kalender strategis yang akan membawa mutasi bagi perwakafan di Indonesia.

Kamaruddin mengatakan, gerakan derma tersebut dimaksudkan agar masyarakat sanggup berwakaf dengan mudah. Siapapun bisa berwakaf dengan jumlah berapapun. “Kalau dulu wakaf identik dengan negeri atau bangunan, sehingga tidak seluruh orang dapat berwakaf, sekarang memiliki Rp 2. 000 pun bisa berwakaf, ” katanya.

Dia menambahkan, wakaf uang yang terkumpul dari para Aparatur Biasa Negara (ASN) di lingkungan Departemen Agama akan diserahkan kepada Awak Wakaf Indonesia (BWI) untuk diinvestasikan. Hasil investasi dimanfaatkan untuk faedah umat.

“Wakaf asosiasi tersebut tidak dapat diganggu ataupun digunakan (untuk hal) yang bisa mengurangi nilai uangnya. Jumlah itu tidak berkurang. Wakaf itu ada selamanya, dan diinvestasikan. Hasil investasinya dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat, ” tutur dia.

Menurut Kamaruddin, potensi wakaf Indonesia benar besar tetapi belum terkapitalisasi dengan baik. Dia berharap dengan adanya gerakan wakaf uang ini sanggup meningkatkan perwakafan Indonesia, dimulai sebab kalangan ASN Kemenag yang jumlahnya mencapai 221 ribu orang.

Hingga Senin (28/12), tindakan wakaf uang ASN Kemenag mencapai Rp 3, 5 miliar. Kegiatan itu merupakan bagian dari rencana strategis Kemenag pada tahun 2020 – 2024. Wakaf uang selalu merupakan implementasi dari fatwa MUI tahun 2002 yang menjadi cikal bakal lahirnya UU Wakaf Cetakan 41 Tahun 2004.