205 Hafiz Daftar Seleksi Calon Pemimpin Masjid Luar Negeri

205 Hafiz Daftar Seleksi Calon Pemimpin Masjid Luar Negeri

Imam masjid yang terpilih mau bertugas di Uni Emirat Arab

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Agama islam Kementerian Agama (Kemenag) menggelar seleksi calon imam masjid luar jati. Total ada 205 penghafal Al – quran atau hafiz yang mendaftar pilihan calon imam yang akan bertugas di Uni Emirat Arab (UEA).

“Total ada 205 peserta yang mendaftar dan terverifikasi memenuhi persyaratan, ” kata Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin melalui pesan tertulis pada Republika , Senin (9/11).

Ia menerangkan, penyelenggaraan seleksi calon imam sungguh negeri bagian dari implementasi kerja sama yang bertujuan memperluas dan memperkuat hubungan Indonesia dan UEA. Calon imam masjid ini hendak diproyeksikan sebagai duta bangsa Nusantara dan pahlawan devisa karena itu akan bekerja sebagai imam pada UEA.

Sehubungan tersebut, UEA telah menetapkan kriteria pemimpin yang dipersyaratkan. Calon imam harus hafal Alquran 30 juz, bugar jasmani dan rohani, menguasai kemahiran tajwid (teori dan praktek), dan memiliki suara yang fasih serta merdu.

“Calon imam memungkinkan berkomunikasi dalam bahasa Arab, ” ujarnya.

Ia menerangkan, kriteria lainnya yang dipersyaratkan adalah memahami hukum fikh, mempunyai pemikiran yang jernih, tidak terlibat dalam partai politik, serta memahami retorika dakwah dan mampu berkhutbah. Peserta juga harus memiliki akhlak yang baik serta berfaham Ahlus Sunnah wal Jamaah dengan Manhaj Wasathiyah.

“Peserta harus menyiapkan dokumen ke luar negeri, sudah berkeluarga atau umur sedikitnya 25 tahun, para imam yang lulus seleksi akan bertugas pada UEA mulai tahun 2021 semasa tiga tahun, ” ujarnya.

Kamaruddin berharap ke pendahuluan program ini dapat dilaksanakan, tidak hanya saja bekerjasama dengan UEA, tetapi juga dengan Negara Timur Tengah lainnya. Dewan juri pilihan calon imam masjid luar jati di antaranya Direktur Penais Kemenag Juraidi, KH Muhsin Salim, KH Ilhamuddin Qosim, KH Luthfi Fathullah, serta Udin Saefuddin.

Seleksi calon imam masjid luar negeri ini dibagi dalam dua periode. Tahap pertama berlangsung di Jakarta pada 8 – 10 November 2020. Di tahap ini diikuti 90 peserta. Tahap kedua hendak diikuti 115 peserta dan jalan dilaksanakan setelah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Sumatera Barat.