11 Fakta Menarik dari Band Legendaris Queen

11 Fakta Menarik dari Band Legendaris Queen

Siapa kira, album dan tur dari band Queen pernah gagal.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Konser “Live Aid” band rock era 1980-an, Queen, dipentaskan kembali di Fire Fight Australia. Queen dianggap sebagai band yang merevolusi musik pop.

Tentu penuh hal menarik yang bisa digali oleh para penggemar tentang band ini seperti dilansir di laman Nine. com , Kamis (18/6).

1. Freddie Mercury tumbuh di India

Tempat adalah penyanyi utama yang karismatik sekaligus memainkan peran besar di kebangkitan Queen. Namun hanya sedikit yang mengetahui tentang masa mungil Freddie Mercury. Freddie Mercury, yang bernama asli Farrokh Bulsara, muncul di Zanzibar dan bersekolah dalam India kolonial.

2. Nama band sebelum Queen

Sebelum Queen dikenal sekarang, gitaris Brian May dan drummer Roger Meddows Taylor sudah membentuk sebuah band bernama Smile. Mercury, yang merupakan teman itu dari universitas, hanya memberi masukan. Mercury kemudian bergabung dengan Smile sebagai penyanyi utama dan lalu mengubah nama band menjadi Queen. Sebagai vokalis, Mercury memiliki daya tarik yang segera membuat band ini populer saat melakukan mati keliling London.

3. Gitaris Brian May cendekia tinggi

Brian May, yang pertama kali mengasaskan Smile ketika dia belajar dalam Imperial College London dan masih menyelesaikan gelarnya setelah band berangkat mengadakan tur. Dia belajar fisika dan menyelesaikan PhD dalam dunia astronomi. Sang ayah sempat tak merestui kariernya di industri musik. Namun tidak sampai bertahun-tahun kemudian, Queen telah mencetak pertunjukan pada Madison Square Gardens di GANDAR dan May mengundang ayahnya buat hadir.

4. Album pertama Queen gagal

Queen pertama kala menjalin kontrak dengan Trident ketika mereka masih mahasiswa. Queen dipaksa merekam lagu-lagu mereka di studio sekitar pukul 02. 00 datang jam 06. 00 karena rencana mereka yang saling bertentangan.

5. Queen kubra di sebagian besar tur prima

Meskipun menjadi sensasi dunia selama tahun 1970-an, band ini khawatir tidak memperoleh cukup uang dari lagu dan penampilan mereka. Jadi band memutuskan untuk menyusun kembali cara mereka memproduksi musik. Mereka membuat lagu-lagu untuk perusahaan produksi yang lalu menjualnya ke perusahaan rekaman.

6. Produksi rekaman paling terkenal Queen sangat kompleks

Ketika Queen membuat album A Night at The Opera yang sangat terkenal & menampilkan lagu “Bohemian Rhapsody”, band ini masih belum pulih daripada kesengsaraan finansial dan secara besar-besaran berhutang. Meskipun demikian, mereka lulus keluar dari masalah.

7. Drama di “Bohemian Rhapsody”

Saat “Bohemian Rhapsody” selesai, perusahaan rekaman membencinya dan menganggapnya terlalu lama. Beruntung bagi band, Kenny Everett, seorang DJ radio, jatuh nafsu dengan lagu itu sehingga tempat mencuri salinan lagu dari sanggar rekaman dan memutarnya di acaranya.

8. Mercury bukan satu-satunya penulis lagu

Seringkali, Mercury segera muncul untuk mengatakan bahwa tempat telah menulis lagu secara keseluruhan, ketika May mengakui bahwa dekat setiap lagu yang mereka mencatat adalah upaya grup. Tapi band akhirnya menyerah pada Mercury, dengan diberi kredit untuk lagu tersebut dan juga sebagian besar hasilnya.

9. Pementasan Argentina yang berbahaya

Ketika Queen memperluas pementasan mereka ke seluruh dunia, perserikatan tersebut telah mendengar desas-desus bahwa mereka adalah hal terbesar dengan pernah ada di Argentina & Brasil. Band harus bernegosiasi dengan seorang jenderal militer untuk meluluskan konser stadion mereka.

10. Lagu “I Want to Break Free” dilarang MTV

Ini adalah salah kepala video musik paling populer yang pernah dimiliki Queen, tetapi beberapa besar audiens tidak dapat menontonnya di layar televisi.

11. “Live Aid”

“Live Aid” merupakan konser penggalangan dana yang sangat besar untuk mengumpulkan dana untuk kelaparan Ethiopia yang sedang berlaku. Di sinilah Queen memberikan kemampuan luar biasa.